::
Home
::
::
Press Release ::
::
Statement ::
::
Bulletin ::
::
Bilateral Issues ::
::
Business Info ::
::
Education Info ::
::
Tourism ::
::
Consular
::
::
The Embassy ::
::
Link
::
-

Lot 4498, Spg 528
Kampung Sungai Hanching, Jalan Muara
BS Begawan BC 2115
Brunei Darussalam
Telp: (+673) 2330180
Fax: 2330646
E-mail:
kbribsb@brunet.bn
Visitor No :


Departemen
Pendidikan
Nasional
Republik
Indonesia

Ministry of
Educations/ Kementerian Pendidikan
Brunei
Darussalam
|
Perguruan Tinggi Brunei Darussalam |
|
|
|
 |
| |
-
Sejarah
Pendidikan Brunei Darussalam
-
-
Pendidikan formal di Brunei dimulai tahun 1912 dengan
mulai dibukanya Sekolah Melayu di Bandar Brunei (Bandar Seri Begawan
sekarang). Kemudian diikuti dengan pembukaan sekolah lain tahun 1918
di wilayah Brunei-Muara, Kuala Belait dan Tutong khusus untuk murid
laki-laki berusia 7-14 tahun dengan kurikulum pelajaran mencakup
membaca dan menulis dalam bahasa Arab dan Latin. Sebelumnya tahun
1916, masyarakat Tionghoa telah mendirikan sekolah sendiri di Bandar
Seri Begawan. Baru pada tahun 1931 sekolah dasar swasta pertama
berbahasa Inggris berdiri di Seria. Sampai dengan tahun 1941, jumlah
sekolah di Brunei mencapai 32 buah yang terdiri dari 24 sekolah Melayu,
3 sekolah swasta Inggris, 5 sekolah Cina dengan jumlah murid 1.714
orang dan 312 orang murid wanita.
-
-
Pada tahun 1966, sekolah Melayu pada tingkat pendidikan
menengah dibuka di Belait. Tahun 1984 kurikulum pendidikan nasional
mewajibkan para siswa untuk menguasai dwibahasa yaitu bahasa Melayu
dan Bahasa Inggris. Puncaknya berupa berdirinya Universiti Brunei
Darussalam tahun 1985 sebagai lembaga tertinggi di bidang pendidikan.
-
-
Prioritas utama Pemerintah untuk membawa Brunei menuju
kearah kemajuan dan pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia
di dalam era globalisasi ini, adalah meningkatkan sektor pendidikan
termasuk pendidikan teknik dan kejuruan dimana sistem dan kurikulumnya
selalu ditinjau ulang.
-
-
Program pendidikan diarahkan untuk menciptakan
manusia yang berakhlak dan beragama dan menguasi teknologi.
Pemerintah telah menetapkan tiga bidang utama dalam pendidikan,
yaitu :
-
‑ Sistem dwibahasa
di semua sekolah
-
- Konsep Melayu
Islam Beraja (MIB) dalam kurikulum sekolah
-
- Peningkatan
serta perkembangan sumber daya manusia termasuk pendidikan vokasional
-
(kejuruan)
dan teknik.
-
-
-
Sistem Pendidikan Brunei
-
-
Sistem pendidikan umum Brunei memiliki banyak kesamaan
dengan negara ACommonwealth@
lainnya seperti Inggris, Malaysia, Singapura dan lain-lain. Sistem ini
dikenal dengan pola A7-3-2-2" yang melambangkan lamanya masa studi
untuk masing-masing tingkatan pendidikan seperti: 7 tahun tingkat
dasar, 3 tahun tingkat menengah pertama, 2 tahun tingkat menengah atas
dan 2 tahun pra-universitas.
-
-
Untuk tingkat dasar dan menengah pertama, sistem
pendidikan Brunei tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Pendidikan
dasar bertujuan memberikan kemampuan dasar bagi murid-murid dalam
menulis, membaca, dan berhitung disamping membina dan mengembangkan
karakter pribadi.
-
-
Pendidikan TK yang merupakan bagian tingkat dasar mulai
diterapkan di Brunei tahun 1979 dan sejak itu setiap anak berumur 5
tahun diwajibkan memasuki TK selama setahun sebelum diterima di SD
kelas 1. Kenaikan tingkat dari TK ke SD dilakukan secara otomatis. Di
tingkat SD, mulai dari kelas 1 dan seterusnya setiap murid akan
mengikuti ujian akhir tahun dan hanya murid yang berprestasi saja yang
dapat melanjutkan ke kelas berikutnya. Sementara yang gagal harus
Atinggal
kelas@ dan sesudah itu baru mendapat kenaikan
kelas otomatis.
-
-
Setelah mengikuti pendidikan dasar 7 tahun, murid yang
lulus ujian akhir dapat melanjutkan pendidikannya ke SLTP selama 3
tahun. Bagi siswa yang lulus ujian akhir SLTP akan memiliki pilihan
yaitu:
-
-
- Dapat meneruskan pelajaran ke tingkat SLTA
. Di tahun ke-2, siswa akan menjalani ujian penentuan tingkat yang
dikenal BCGCE (Brunei
Cambridge General Certificate of Education)
yang terdiri dari 2 tingkat yaitu tingkat AO@ dan AN@. Bagi siswa yang
berprestasi baik akan mendapat ijazah tingkat AO@ artinya siswa dapat
meneruskan pelajaran langsung ke pra-universitas selama 2 tahun untuk
mendapatkan ijazah Brunei Cambridge Advanced Level Certificate
tingkat AA@ . Sementara itu, siswa tingkat AN@ harus melanjutkan
studinya selama setahun lagi dan kemudian baru dapat mengikuti ujian
bagi mendapatkan ijazah tingkat AO@.
-
-
- Bagi siswa tamatan SLTP yang tidak ingin
melanjutkan pelajarannya ke universitas dapat memilih sekolah kejuruan
seperti perawat kesehatan, kejuruan teknik dan seni, kursus-kursus
atau dapat terjun langsung ke dunia kerja.
-
-
-
Perbandingan dengan sistem Indonesia
-
-
Dari paparan di atas kita dapat melihat adanya
perbedaan sistem yang digunakan Brunei dan Indonesia antara lain
pendidikan dasar Brunei dimulai sejak Taman Kanak Kanak ketika anak
berumur 5 tahun sementara di Indonesia baru dimulai pada tingkat
sekolah dasar ketika anak berumur 6 tahun.
-
-
Pendidikan menengah pertama antara Brunei dan Indonesia
memiliki banyak kesamaan sedangkan pada tingkat menengah atas, sistem
pendidikan Brunei memberikan peluang bagi siswa berprestasi memuaskan
untuk dapat menyelesaikan pendidikannya setahun lebih cepat
dibandingkan dengan siswa berprestasi kurang. Dengan menghemat waktu
setahun memungkinkan pula siswa berprestasi tersebut menyiapkan diri
lebih cepat ke jenjang perguruan tinggi. Dengan sistem di Indonesia
sekarang ini dapat disamakan dengan siswa unggul yang
Alompat@ kelas.
-
-
Dalam kemampuan penyerapan bahasa asing, di Brunei
Darussalam sejak kelas 3 SD, murid-murid sudah diarahkan menguasai
bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar resmi di sekolah disamping
bahasa Melayu. Beberapa mata pelajaran seperti matematika, geografi
diajarkan guru dengan menggunakan bahasa Inggris. Berbeda dengan di
Indonesia dimana bahasa Inggris hanyalah merupakan salah satu mata
pelajaran, sedangkan bidang studi lainnya diajarkan dalam bahasa
Melayu.
-
-
Bagi siswa yang ingin terjun ke dunia kerja dengan
sistem pendidikan di Indonesia, sejak pendidikan menengah pertama (SLTP)
sudah mulai mengarahkan siswanya untuk mengambil jalur kejuruan
sementara di Brunei Darussalam sekolah kejuruan tersebut baru
diperkenalkan setelah siswa tamat SLTP. Seperti negara Persemakmuran
lainnya, Brunei mengenal adanya pendidikan pra-universitas yang
berlangsung selama 2 tahun, sedangkan di Indonesia para tamatan
sekolah menengah atas (SMU) dapat langsung mengikuti Ujian Masuk
Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Bagi siswa yang tidak diterima di PTN,
siswa dapat melamar di berbagai perguruan tinggi swasta dalam negeri.
-
-
-
Upaya memajukan pendidikan Brunei Darussalam
-
-
Dalam bidang pendidikan, Pemerintah Brunei Darussalam
lebih mengutamakan pada penciptaan SDM yang berahlak, beragama, dan
menguasai teknologi. Sistim pendidikan umum di Brunei Darussalam
memiliki banyak kesamaan dengan negara-negara “commonwealth” seperti
Inggris, Malaysia, Singapura, dan lain-lain. Salah satu target yang
akan dicapai di bidang Pendidikan adalah meningkatkan angka lulusan
Pendidikan sekolah tinggi di Brunei Darussalam. Upaya yang telah
dilakukan antara lain sejak tahun 2003, UBD telah membuka peluang bagi
keterlibatan sektor swasta di bidang penelitian. Peluang keterlibatan
pihak swasta dimaksudkan agar Pemerintah dan pihak swasta dapat
bekerjasama dalam pembangunan nasional di bidang Pendidikan.
|
|