|
|
-
Sultan
Haji Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam mengadakan kunjungan ke
Jakarta untuk menghadiri pertemuan “Special Asean Leaders’ Meeting on
Aftermath of Earthquake and Tsunami” di Jakarta tgl 6 Januari 2005. Sultan
Haji Hassanal Bolkiah yang didampingi oleh Menlu Prince Mohamed Bolkiah,
dilepas di Bandara Internasional Berakas oleh Dubes RI, Yusbar Djamil dan
pejabat tinggi pemerintah Brunei Darussalam. Pertemuan dihadiri oleh 25
kepala pemerintahan Asean dan negara terkait seperti: Jepang, Cina, Kanada,
Australia, AS, Selandia Baru, India, Sri Lanka, Maldives, Korea Selatan
termasuk lembaga internasional seperti Uni Eropa, PBB, WHO, ADB dan Bank
Dunia.
-
-
Pemerintah Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan
“Special Asean Leaders’ Meeting on Aftermath of Earthquake and Tsunami” di
Jakarta tgl 6 Januari 2005. KTT tersebut dilatarbelakangi oleh besarnya
dampak yang ditimbulkan akibat bencana gempa dan tsunami terhadap kawasan
sehingga diperlukan kerjasama untuk menanggulangi dan mengantisipasinya di
masa yang akan datang. Menlu RI, Hassan Wirayuda menyatakan bahwa
pertemuan itu mendapat sambutan yang sangat baik dengan kehadiran kepala
pemerintahan dan perwakilan internasional. Mengingat besarnya delegasi
menyebabkan terbatasnya waktu dalam menyampaikan pandangannya. dalam
kesempatan itu akan dikeluarkan pernyataan bersama yang menggalang
solidaritas dan komitmen bersama untuk mengatasi bencana dan “komitmen
nyata” untuk rehabilitasi dan pembangunan kembali daerah gempa dalam
jangka panjang. Disamping itu, beberapa pokok pembicaraan lainnya adalah
mengenai bantuan darurat, rekonstruksi, sistem deteksi gempa dini,
pembangunan masyarakat dan penanggulangan dampak traumatis masyarakat atas
bencana gempa.
|