HOME





KUNJUNGAN PRESIDEN RI
DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
KE BRUNEI DARUSSALAM
TANGGAL 27-28 FEBRUARI 2006

 

Senin, tanggal 27 Februari 2006, jam 14.00 waktu setempat pesawat udara Kepresidenan Boeing 737-A400 yang membawa Presiden RI Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan mendarat di Lapangan Terbang Antarabangsa, Berakas. Rombongan Presiden ini keseluruhannya berjumlah 74 orang. Pada saat kedatangan di Lapangan Terbang Antarabangsa Berakas, Presiden RI Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Hj Ani Bambang Yudhoyono dan rombongan lainnya disaambut oleh Putra Mahkota Hj Al-Muhtadee Billah, Ambassador At Large Princess Hajah Masna, Menteri Perindustrian dan Sumber-Sumber Utama, Pehin Ahmad Jumat dan Isteri selaku Menteri pendamping, Duta Besar Brunei untuk Jordania, Dato Harimau Padang dan Isteri selaku pejabat senior pendamping, Duta Besar RI Bapak Herijanto Soeprapto dan Ibu Rimah Herijanto, beserta staff senior KBRI Bandar Seri Begawan. Selesai penerimaan di Lapangan Terbang Antarabangsa, Presiden RI berada dalam satu kendaraan dengan Putra Mahkota dan Ibu Hj Ani Bambang Yudhoyono berada dalam satu kendaraan dengan Ambassador At Lrge Princess Hajah Masna dan rombongan lainnya langsung menuju Istana Nurul Iman untuk diterima oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah. 

 

Setibanya di Istana Nurul Iman, Presiden RI dan Ibu Hj. Ani Bambang Yudhoyono yang diterima oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah dan Raja Isteri Pengiran Anak Saleha kemudian bersama-sama naik ke atas podium untuk menerima penghormatan. Penghormatan diberikan dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya diiirngi dentuman meriam sebanyak 21 kali, dilanjutkan dengan pemeriksaan barisan pasukan kehormatan oleh Presiden RI, Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono bersama dengan Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Selesai penyambutan kehormatan, Presiden RI Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono diperkenalkan kepada Kerabat Diraja dan Para Petinggi Negara Brunei Darussalam, sementara Sultan Haji Hassanal Bolkiah diperkenalkan oleh Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono kepada anggota rombongan yang menyertainya.

Acara selanjutnya adalah Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta 12 orang anggota rombongannya mengada kan kunjungan kehormatan kepada Sultan Haji Hassanal Bolkiah yang juga didampingi oleh 12 orang petinggi Brunei Darussalam. Pada saat kunjungan kehormatan ini, Sultan Haji Hassanal Bolkiah telah menganugerahkan Bintang Peng-hargaan kepada Presiden RI, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono yanitu “Bintang Darjah Kerabat Laila Utama”. Dengan penganugerahan ini, maka Presiden RI, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono berhak menyandang Gelar Kehormatan Negara Brunei Darussalam, yaitu “Dato Laila Utama”. Selesai acara Kunjungan Kehormatan dan acara Penganugerahan Bintang, Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Sultan Haji Hassanal Bolkiah mengadakan pembicaraan empat mata/tete a tete. Pada saat Presdien RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Sultan Haji Hassanal Bolkiah mengadakan pertemuan empat mata, Ibu Hj Ani Bambang Yudhoyono mendahului ke tempat penginapan yaitu Istana Edinburgh untuk menerima kunjungan Kehormatan pimpinan dan pengurus Dharma Wanita Persatuan KBRI Bandar Seri Begawan. Slesai pembicaraan empat mata/tete a tete, Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan kembali ke penginapan di Istana Edinburgh untuk beristirahat, dan sebagian lainnya kembali ke penginapan di Hotel Orchird Garden.

Kegiatan hari pertama, senin tanggal 27 Februari 2006 diakhiri dengan jamuan makan malam kenegaraan oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah kepada Presdien RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan. Dalam acara ini, hadir seluruh anggota Kerabat Diraja Brunei darussalam, dan para petinggi Brunei Darussalam. Dalam sambutannya Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan beberapa hal antara lain :

a). Mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas hospitality yang diberikan oelh Sultan Haji Hassanal Bolkiah kepada Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yduhoyono beserta rombongan, b). Mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Sultan Haji Hassanal Bolkiah dan rakyat Brunei Darussalam kepada rakyat di Aceh dan Nias korban tsunami, juga berterima kasih atas diterimanya sekitar 36 ribu orang TKI di Brunei Darussalam, c). Mengharapkan hubungan dan kerjasama antara rakyat dan pemerintah kedua negara dapat terus ditingkatkan dimasa yang akan dating terutama sekali di bidng eonomi, perdagangan, dan investasi. Kegiatan hari kedua, selasa tanggal 28 Februari 2006 dimulai pukul 07.00 waktu setempat dengan acara jalan kaki pagi hari antara Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dengna Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Empire Hotel. Jalan kaki pagi ini berakhir pukul 08.00 kemudian dilanjutkan dengan acara makan pagi/sarapan bersama yang berakhir sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono kemudian kembali ke Istana Edinburgh untuk beristirahat. Sekitar pukul 10.00-11.00 acara Presiden RI, Dr. H. Susili Bambang Yudhoyono dilanjutkan dengan mengadakan pertemuan dengan pelaku Ekonomi Brunei Adarussalam di Istana Edinburgh. Pelaku Ekonomi tersebut ialah Pehin Yahya Menteri Energi Brunei Darussalam selaku pimpinan Brunei Egency/BIA, Pehin Yahya dan H. Kamaruddin bin H. Wahab selaku pimpinan Royal Brunei Technical Services/RBTS, dan Mr. Timothy Ong pimpinan Brunei economic Development Boards/BEDB. Pertemuan dilakukan dengan pola oene-onpone meeting yaitu tiap-tiap pelaku ekonomi bertemu dengan Presiden RI, Dr. H. Suslo Bambang Yudhoyono secara satu-persatu. PAda saat pertemuan dengan BIA, Presdien RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono telah meminta Menko Perekonomian Bapak Boediono untuk memaparkan opportunities Investasi di Indonesia terutama di bidang infrastruktur seperti jalan tol, jembatan, pembangkit tenaga listrik, transportasi pipa, perkereta-apian, dan lain-lain. Sementara pada saat bertemu dengan pimpinan RBTS, Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono telah meminta agar RBTS dapat meneruskan rencana pembelian 4 buah pesawat terbang CN 235 yang baru terealisir 1 buah. Pada saat bertemu dengan pimpinan BEDB, Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono ditawari kesempatan untuk memasok tenaga kerja dan baha-bahan material konstruksi untuk keperluan mega proyek Brunei Adarussalam, yaitu pembangunan pelabuhan di pulau Muara Besar, dan pembangunan industrial estate di Sunga Liang. Selesai melakukan pertemuan dengna pelaku ekonomi Brunei Darussalam, Presiden Ri, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono meneruskan kegiatan di Istana Edinburgh dengan menyelenggarakan konferensi pers dengan media massa Indonesia yang ikut serta dalam kunjungan ini. Kepada media massa, Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan mengenai kegiatan yang dilakukan dan hasil-hasil yang diperoleh selama kunjungan di Brunei Darussalam. Pada saat Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono mengadakan acara kegiatan di Istana Edinburgh, Ibu Hj. Ani Bambang Yudhoyono melakukan kegiatan mengunjungi “Kampung Ayer” yaitu suatu perkampungan di atas air di Muara Sungai Bandar Seri Begawan. Kampong Ayer ini dipercayai oleh orang Brunei Darussalam sebagai kampung diatas air yang terbesar di seluruh Asia Tenggara. Apda pukul 11.45 waktu setempat Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Hj. Ani Bambang Yudhoyono meninggalkan Istana Edinburgh menuju Wisma Duta Indonesia untuk melakukan pertemuan dengan sekitar 20 orang perwakilan masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam. Pertemuan dan silaturrahmi ini diakhiri dengan makan siang bersama. Pada saat memberikan wejangan kepada masyarakat Indonesia, Presiden RI Dr. H. Susilo Bamnag Yudhoyono telah menyatakan rasa bangganya akan sumbangsih yang telah diberikan oleh warga Indonesia mengharumkan nama bangsa dan negara. Oleh karena itu Presiden RI, Dr H Susilo Bambang Yduhoyono meminta agar warga Indonesia di Brunei dapat menjadi warga yang baik di negeri orang. Dapat menjadi warga yang taat dan patuh terhadap peraturan dan hukum yang berlaku di Brunei Darussalam. Selesai mengadakan pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Wisma Duta Indonesia, Presiden RI beserta rombongan diantar oleh Duta Besar RI Bapak Herijanto Soeprapto dn Ibu Rimah Herijanto beserta KPN Brunei Pengiran Sallehudin menuju Lapangan Terbang Antarabangsa, Berakas untuk bertolak meneruskan perjalanan menuju ke Kamboja dn Myanmar. PAda saat keberngkatan, di Lapangan Terbang Antarabangsa Berakas, Presiden RI Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan telah ldilepas oleh Putra Mahkota Pengiran Al-Muhtadee Billah, Ambassador At Large Princess Hajah Masna, dan Menteri Pendamping Pehin Haji Ahmad Jumat dan Isteri.

 

Bandar Seri Begawan, 13 Mei 2006

 

 


| Home | Press Release | Statement | Bulletin | Bilateral Issues |
| Business Info | Education Info | Tourism | Consular |
| The Embassy | Link

Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam