Pegelaran Seni Tari Tradisional Aceh Memukau Pengunjung
pada Malam Kebudayaan di Dewan Digadong Brunei Darusalam
 
         

Pada tanggal 17 Mei 2008 KBRI Bandar Seri Begawan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Aceh Utaran dan Kementerian Kebudayaan, Belia dan Sukan Negara Brunei Darussalam menyelenggarakan Pagelaran Seni Tari Tradisional Aceh disertai jamuan makan malam bertempat Di Dewan Digadong, Kementerian Kebudayaan Belia dan Sukan Negara Brunei Darussalam. Dalam acara tersebut ditampilkan 8 (delapan) tarian terdiri dari tari Ranup Lam Puan, tari Munajad, tari Rebana, tari Gaseh Setia, tari Limong Sikarang, tari Poh Kipah, tari Rapai Gelang, tari Pukat dan lagu-lagu daerah Aceh.

Pertunjukan dihadiri oleh Yang Di-Pertua Mesyuarat Negara (Ketua DPR) Negara Brunei Darussalam, Yang Amat Mulia, Pengiran Indera Mahkota Pengiran Anak (Dr) Haji Kemaluddin ibni AL-Marhum Pangiran Bendahara Pengiran Anak Haji Mohd Yassin sebagai tamu kehormatan, Setia Usaha Tetap Kementerian Kebudayaan, Belia dan SUkan Negara Brunei Darussalam, Duta Besar Negara-negara sahabat, tokoh-tokoh budaya dan seni Brunei Darussalam dan undangan lainnya sekitar 400 orang. Pengunjung tampak terpukau dan berdecak kagum ketika melihat penampilan anak-anak muda Aceh Utara yang dengan sigap dan energik menarikan tari tradisional Aceh yang bernuansa religi dengan gerak-gerik yang melambangkan keteguhan semangat perjuangan dan kesetiaan. Baik ketika tarian sedang ditampilkan maupun setiap akhir episode tarian, pengunjung senantiasa memberikan applause berupa tepuk tangan yang meriah. Acara pagelaran seni tersebut diliput oleh harian Brunei Times, Borneo Bulletin, Media Permata, Sunday Times serta Radio Televisyen Brunei (RTB).

Dalam sambutan pembukaan, Bapak Duta Besar RI untuk Negara Brunei Darussalam, Herijanto Soeprapto menyampaikan rasa syukur setelah kunjungan Sultan Haji Hassanal Bolkiah ke Indonesia pada bulan April  yang lalu dan ditandatanginya MoU Kerjasama Kebudayaan antara Indonesia dengan Negara Brunei Darussalam, pada mala mini dapat ditampilkan pertunjukan kesenian Indonesia dari Kabupaten Aceh Utara. Diharapkan peglaran seni ini dapat menjadi sarana komunikasi untuk mempererat persahabatan kedua Negara. Duta Besar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Negara Brunei Darussalam yang telah memberikan perhatian kepada Aceh khususnya dalam rangka bantuan penanggulangan musibah tsunami. Beliau mengharapkan setelah pagelaran seni ini msyarakat Brunei dapat mengunjungi Indonesia khususnya Aceh dalam rangka Visit to Indonesia Year 2008.

Pada tanggal 17 Mei 2008 pagi hari KBRI Bandar Seri Begawan telah memfasilitasi  pertemuan antara Ketua Studi Banding dan Pagelaran Budaya dan Tarian Kabupaten Aceh Utara, Indonesia, Tgk Saifuddin ILyas (Ketua DPRD Aceh Utara dengan Setia Usaha Tetap, Kementerian Kebudayaan, Belia dan Sukan Brunei Darussalam, Dato Paduka Awang Haji Jemat bin Haji Ampal. Tujuan pertemuan tersebut adalah untuk bertukar pikiran mengenai upaya mengembangkan dan meningkatkan kerjasama di bidang kebudayaan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Brunei Darussalam yang membawa manfaat dan mempererat persahabatan antara masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam dan Brunei Darussalam melalui pertukaran seni budaya.

 

KBRI Bandar Seri Begawan, 19 Mei 2008

 

 

| Home | Press Release | Statement | Bulletin | Bilateral Issues |
| Business Info | Education Info | Tourism | Consular |
| The Embassy | Link

Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam