INDONESIA  JUARA UMUM LOMBA MENEMBAK DALAM KERANGKA
“NINTH BRUNEI INTERNATIONAL  SKILL AT ARMS MEET” ( BISAM KE-9)
 
Tim Menembak Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menjadi juara umum  pada Lomba Menembak dalam rangka Ninth Brunei International Skill at Arms Meet (BISAM ke-9) yang diselenggarakan di Lapangan Menembak Binturan, Brunei Darussalam  tanggal 29 Oktober – 6 Nopember 2008. Indonesia  memperoleh 52 medali emas dari 75 medali emas yang diperebutkan, 17 medali perak dari 75 medali perak yang diperebutkan, dan 13 medali perunggu dari 75 medali perunggu yang diperebutkan. Dalam meraih prestasi tersebut, Tim Indonesia  menggunakan senjata produk dalam negeri.
 
Pada acara Perlombaan Menembak VVIP. Duta Besar R.I. dan Atase Pertahanan R.I. mendapat kesempatan ikut serta dalam lomba tersebut dan mendapat penghargaan  sebagai penembak tepat.
 
BISAM ke-9 diikuti oleh 180 orang peserta terdiri dari Tim Menembak Angkatan Bersenjata Negara Brunei Darussalam, Angkatan Bersenjata Kamboja, Angkatan Bersenjata Inggris, Tim Tentara Nasional Indonesia (TNI), Angkatan Bersenjata Malaysia, Angkatan Bersenjata Singapura, dan Angkatan Bersenjata Australia. Tim Menembak TNI terdiri dari 32 orang dipimpin Brigjen TNI Junias L. Tobing.
 
Kemenangan Tim Indonesia sebagai juara umum merupakan kemenangan kedua  secara berturut-turut. Kemenangan pertama diraih pada BISAM ke-8 tahun 2005. BISAM diselenggarakan setiap 3 tahun, Tim Indonesia perlu terus berlatih untuk mempertahankan prestasinya pada BISAM ke-10 tahun 2011.
 
Kemenangan Tim Indonesia tersebut telah meningkatkan citra Indonesia dimasyarakat Brunei Darussalam.  Senjata yang dipergunakan Tim Indonesia telah mendapat perhatian tamu yang hadir termasuk Sultan Hassanal Bolkiah yang menyempatkan melihat-lihat dan bertanya tentang senjata produk Indonesia dimaksud.
 
 
Acara  BISAM ke-9  ditutup pada tanggal 6 Nopember 2008  oleh Kebawah Duli Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah, Sultan dan Yang Di-Pertuan  Negara Brunei Darussalam, Menteri Pertahanan dan Pemerintah Tertinggi Angkatan Bersenjata Diraja Brunei, dihadiri antara lain oleh  Putra Mahkota, Menteri Senior pada Kantor Perdana Menteri Jenderal Haji Al-Muhtadee Billah, dan para Duta Besar negara-negara peserta. Dari Indonesia hadir Duta Besar Herijanto Soeprapto, Laksamana Madya TNI Y. Didik Heru Purnomo, Kepala Staf Umum TNI, dan Mayor Jenderal Supiadin A.S, Asisten Operasi Panglima TNI.
 
Sebagai rasa syukur atas keberhasilan ini, pada tanggal 6 Nopember 2008 malam, Duta Besar R.I. Bandar Seri Begawan menyelenggarakan syukuran bertempat di kediaman Duta Besar,  dihadiri seluruh Tim Menembak Indonesia dan seluruh rombongan dari Jakarta yang tiba dan kembali menggunakan pesawat Hercules TNI beserta seluruh staf KBRI Bandar Seri Begawan.

 

                                                                      
Bandar Seri Begawan, 7 Nopember 2008,
                                   

| Home | Press Release | Statement | Bulletin | Bilateral Issues |
| Business Info | Education Info | Tourism | Consular |
| The Embassy | Link

Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam