HOME





  • Dubes RI Memberikan Kuliah pada Junior Staff Course

    Angkatan Bersenjata Diraja Brunei

     

  •    

     

    Bapak Duta Besar RI sedang memberikan Kuliah pada Junior Staff Course Angkatan Bersenjata Diraja Brunei di Penanjong Camp Tutong

     

    Bapak Duta Besar berkenan berfoto bersama para peserta Junior Staff Course ABDB

     

       

    Memenuhi undangan Institut Latihan Angkatan Bersenjata Diraja Brunei Darussalam (ABDB), Dubes RI Bandar Seri Begawan telah memberikan kuliah di depan para peserta Junior Staff Course Angkatan 1 / 08 Kamp Militer Penanjong, Distrik Tutong, Brunei Darussalam, pada tanggal 24 Maret 2008. Topik kuliah adalah mengenai ”Indonesia’s Foreign Policy, the Bilateral Relations between Indonesia and Brunei Darussalam, Indonesia in ASEAN, Asia and the World”.

    Para peserta adalah para perwira berpangkat Kapten yang disyaratkan mengikuti kursus tersebut untuk kenaikan pangkat menjadi Mayor. Jumlah peserta 20 orang, terdiri dari 15 perwira pria dan 5 perwira wanita yang berasal dari ketiga Angkatan dari ABDB. Junior Staff Course Angkatan 1/08 tersebut telah berlangsung sejak 26 Februari 2008 dan dijadwalkan selesai tanggal 9 Mei 2008.

                Saat membuka sesi kuliah, Wakil Komandan Institut Latihan ABDB, Letkol B.K. Rawat, menyampaikan bahwa Junior Staff Course tersebut telah diselenggarakan selama enam tahun, dimana tiap tahunnya diadakan dua kali. Angkatan peserta kali ini merupakan yang pertama untuk tahun 2008, dimana pada akhir kursus diprogramkan kunjungan studi banding para peserta ke salah satu negara sahabat.

                Disampaikan pula bahwa para peserta Junior Staff Course Angkatan 2 / 07 telah mengunjungi Indonesia selama 10 hari pada tanggal 5-15 Desember 2007. Adapun para peserta Angkatan 1 / 08 diprogramkan melakukan kunjungan studi banding ke China pada akhir bulan April 2008.

                Secara khusus, Letkol Rawat mengutip arahan Sultan Brunei, Sultan Haji Hassanal Bolkiah, selaku Panglima Tertinggi ABDB, agar para perwira ABDB mengembangkan wawasan, pengetahuan dan kemampuannya sehingga tidak hanya mahir dalam keterampilan militer, namun juga mampu menganalisis berbagai perkembangan yang terjadi di lingkup regional dan internasional (atau istilah Sultan, ”think out of the box”). Pihak Institut Latihan ABDB telah mengundang Dubes Inggris, Dubes Australia, Dubes China dan Dubes Amerika Serikat, selain Dubes RI.

               Maksud Penyelenggara mengundang Duta Besar negara-negara sahabat untuk memberikan ceramah mengenai kebijakan luar negeri negara masing-masing adalah untuk memperluas wawasan dan pengetahuan para perwira mengenai negara-negara sahabat Brunei Darussalam, kiprah negara-negara tersebut dalam berbagai organisasi multilateral dan regional, serta perkembangan hubungan bilateral negara-negara tersebut dengan Brunei Darussalam.

              Seusai memberikan kuliah, para peserta nampak antusias bertanya. Dubes RI menjawab pertanyaan-pertanyaan peserta dengan terbuka. Pihak Penyelenggara menyambut gembira sikap keterbukaan yang ditunjukkan Dubes RI dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan para peserta. Pada kesempatan ramah tamah dengan Komandan Institut Latihan, Kolonel Aminuddin, seusai kuliah, Dubes RI menyampaikan bahwa umumnya belum banyak orang yang memahami latar belakang Pemerintah RI mengambil kebijakan-kebijakannya. Hal ini dapat dimengerti dan memang tugas KBRI untuk memberikan informasi yang obyektif dan berimbang.

                                                                           KBRI Bandar Seri Begawan, 17 Maret 2008

     


    | Home | Press Release | Statement | Bulletin | Bilateral Issues |
    | Business Info | Education Info | Tourism | Consular |
    | The Embassy | Link

    Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam