HOME





No. 01/PEN/I/2003

 

KUNJUNGAN KERJA MENTERI AGAMA
PROF. DR. H. SAID AGIL HUSIN AL MUNAWAR, MA
DI BRUNEI DARUSSALAM 
TANGGAL 17-20 JANUARI 2003
_______________________________________________

 

Dalam rangka menghadiri ASEAN Youth Reading Competition  ke-2 di Bandar Seri Begawan tanggal 17-19 Januari  2003, Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Said Agil Husin Al Munawar, MA berkesempatan  menghadiri acara ramah tamah dengan Staf KBRI dan masyarakat Indonesia di Bandar Seri Begawan bertempat di Wisma Duta Indonesia tanggal 18 Januari 2003, kunjungan kehormatan dengan Menteri Kebudayaan, Belia dan Sukan serta Menteri Agama Brunei Darussalam.
 
Pada kesempatan pertemuan di Wisma Duta Indonesia, Menteri Agama  memberikan penjelasan mengenai perkembangan terkini di tanah air yang meliputi al.
 
Tragedi Bali 12 Oktober 2002
 
Peristiwa nasional ini ditandai oleh ulah sekelompok golongan dengan melakukan tindakan anarkis melakukan pengeboman di Bali yang berdampak banyaknya korban jiwa. Hingga saat ini aparat keamanan RI telah berhasil menangkap tersangka pelaku pengeboman dan terus memburu tersangka lainnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Cepatnya para aparat keamanan RI berhasil menangkap para pelaku, merupakan suatu usaha positif dan bukti keseriusan pemerintah menciptakan keamanan dan lindungan kepada masyarakat.
 
Penandatangan Kesepakatan Damai Pemri-GAM
 
Tanggal 9 Desember 2002 di Jenewa ditandatangani Kesepakatan Perdamaian/Penghentian Permusuhan antara pemerintah RI-GAM. Peristiwa tersebut merupakan suatu peristiwa yang menggembirakan semua pihak. Terhitung tangal penandatangan perjanjian tersebut hingga 7 bulan kemuka, merupakan masa untuk membangun saling kepercayaan (confidence building measures) kedua pihak.
 
Penerapan Kebijakan R & B (release and discharge)  
 
Merupakan Kebijakan Pemerintah berupa pemberian pengampunan kepada para konglomerat yang memiliki masalah berkaitan dengan hutang-hutang mereka. Kebijakan ini mendapat tentangan dari bebrepa pihak karena dianggap pemerintah cenderung lebih memperhatikan pihak-pihak tertentu dibandingkan pihak-pihak lainnya.
 
Kenaikan BBM, tarif dasar listrik dan tarif telepon  
 
Maraknya demonstrasi yang terjadi hampir di seluruh Indonesia menentang kenaikan BBM, listrik dan telepon turut mempengaruhi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia. Disinyalir aksi-aksi demonstrasi yang dilakukan para mahasiswa dan sebagian kalangan masyarakat, sudah melampaui batas koridor tujuan demonstrasi sebenarnya. Hal ini disebabkan terdapat pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan unjuk rasa tersebut untuk kepentingan politik praktis mereka (menggulingkan pemerintah yang berkuasa). Terdapat skenario diupayakan timbulnya korban jiwa para pengunjuk rasa oleh aparat keamanan. Patut disyukuri hingga sejauh ini bahwa dalam mengantisipasi unjuk rasa tersebut, para aparat keamanan tidak terpancing melakukan tindakan represif yang dapat menimbulkan korban jiwa pengunjuk rasa.     
 
Serangan AS ke Irak 
 
Dampak serangan militer AS ke Irak diperkirakan akan mempengaruhi harga pasaran minyak dunia menjadi US $33/barrel. APBN mencanangkan sektor pendapatan dari minyak sebesar US $22/barrel. Sedangkan dipikirkan apabila serangan AS ke Irak terjadi yang diikuti oleh meningkatnya harga minyak dunia, kompensasi dari selisih harga minyak tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah untuk memecahkan masalah kenaikan BBM, listrik dan telepon.
 
Pemerintah RI telah menyiapkan langkah-langkah evakuasi bagi warga Indonesia di Timur Tengah yang berjumlah 28.000 orang. Telah disampaikan pula kepada jemaah haji Indonesia yang sedang menunaikan ibadahnya, agar tetap memfokuskan kegiatan mereka beribadah dengan sebaik-baiknya dan tidak terpancing kegiatan politis akibat rencana serangan AS ke Irak tersebut.
 
 
Kunjungan Kehormatan Menag RI dengan Menteri Kebudayaan, Belia dan Sukan dan Menag Brunei Darussalam 
 
Menteri Agama RI didampingi oleh Duta Besar RI dan rombongan mengadakan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan, Belia dan Sukan Brunei Darussalam tanggal 18 Januari 2003. Dalam pertemuan tersebut Menteri Kebudayaan, Belia dan Sukan sebagai Ketua Penyelenggara MTQ Remaja ASEAN 2003 menyampaikan ucapan terima kasih partisipasi qari dan qariah Indonesia dalam kejuaran ini. Selain itu disampaikan juga penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pihak Indonesia atas kerjasama dan  khususnya kepada para atlit dan seniman Indonesia yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan/pertandingan di Brunei Darussalam. Dijelaskan pula bahwa MTQ Remaja ASEAN 2003 ini al. Bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan para remaja ASEAN serta mencari bibit unggul untuk dipertandingkan di MTQ Internasional.
 
Menteri Agama RI didampingi oleh Duta Besar RI dan rombongan bertemu dengan Menteri Agama Brunei Darussalam tanggal 18 Januari 2003. Dalam pertemuan tersebut Menteri Agama Brunei menjelaskan bahwa jemaah haji Brunei tahun 2003 berjumlah 1086 orang dibawah kuota sebesar 3000 orang. Menteri Agama RI menjelaskan adanya kerjasama baru antara Garuda Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi yang mengijinkan maskapai penerbangan Indonesia tersebut melakukan penerbangan langsung Jakarta-Madinah dimulai tahun 2003.
 
Tanggal 19 Januari 2003 atas undangan Menag Brunei, Menag RI beserta Duta Besar RI dan rombongan berkesempatan mengadakan Majelis Zikir dan Pembacaan Ayat-Ayat Suci Al Quran di kediaman resmi Menteri Agama Brunei. 
        
Menghadiri  Musabaqah Tilawatil Al-Quran Pemuda Asia Tenggara 2003
 
Tanggal 19 Januari 2003  Menteri Agama RI  dan rombongan didampingi Duta Besar RI Yusbar Djamil menghadiri acara penutupan Musabaqah Tilawatil Al-Quran Pemuda Asia Tenggara 2003 di Internasional Convention Centre, Berakas. Dalam  pertandingan yang diikuti 16 peserta masing-masing  delapan  Qari dan Qariah dari negara-negara  Asia Tenggara, Indonesia  mengirimkan peserta masings satu Qari dan Qariah. Diperingkat  akhir pertandingan dibagian juara pertama qari dimenangkan  peserta tuan rumah sedangkan juara kedua Asep Nuryasin asal Kerawang, Jawa Barat dan juara ketiga dari Philippina. Sementara juara pertama qariah direbut oleh  Eka Hermayani dari Mataram, Nusa Tenggara Barat, juara kedua Philippina dan juara ketiga Singapura. Hadiah  juara pertama  mendapat uang tunai B$ 3000, piala bergilir, cendramata Mushaf Brunei Darussalam dan piagam penghargaan, untuk juara ke dua dan ke tiga masings mendapat uang tunai B$2000 dan B$1500. Penyerahan hadiah-hadiah kepada para pemenang  disampaikan langsung oleh oleh Sultan Hassanal Bolkiah.
 
 
Bandar Seri Begawan, 20 Januari 2002 
 

 


| Home | Press Release | Statement | Bulletin | Bilateral Issues |
| Business Info | Education Info | Tourism | Consular |
| The Embassy | Link

Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam