|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
ANGGOTA KOMISI VI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT Empat (4) orang anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Parlemen Indonesia) dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI Hjh. Chodijah H.M. Soleh, melakukan kunjungan kerja ke Brunei Darussalam tanggal 7-9 Januari, 2004. Komisi VI DPR-RI adalah komisi yang membidangi masalah agama, pendidikan, kebudayaan, pariwisata, kepustakaan, dan arsip nasional. Tujuan daripada kunjungan ini adalah untuk melihat kemungkinan menggalakkan kembali penggunaan huruf Jawi atau huruf Arab Gundul di Indonesia, seperti yang ada dan dilakukan di Brunei Darussalam. Dalam kesempatan pertemuan di Kedutaan Besar Republik Indonesia, Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam, Bapak Drs. Yusbar Djamil telah memberikan pemaparan kepada para anggota Komisi VI DPR-RI tersebut, mengenai perkembangan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Brunei Darussalam di berbagai bidang. Duta Besar menjelaskan, hubungan kedua negara telah mengalami peningkatan yang berarti semenjak kunjungan kenegaraan Sultan Hasanal Bolkiah ke Indonesia pada bulan April 2003. Dalam hal perdagangan terlihat peningkatan berarti, di mana Brunei Darussalam mengekspor ke Indonesia antara lain: petroleum, radio transmission apparatus, concrete or mortar mixers electric. Di lain pihak, Brunei Darussalam mengimpor dari Indonesia antara lain: mie (noodles containing eggs not cooked stuffed or prepared), makanan bayi, aluminium sulphatus, ban mobil, barang-barang cetakan, termasuk kendaraan bermotor. Rombongan sempat melakukan peninjauan ke beberapa obyek budaya dan pariwisata di Brunei Darussalam seperti: Kampung Ayer, Mesjid Jami’ As’r, dan Musium alat-alat kebesaran Di-Raja Royal Galeria. Rombongan anggota Komisi VI DPR-RI kembali ke Jakarta pada tanggal 9 Januari 2004. Bandar Seri Begawan, 8 Januari, 2004
|
|
|
| Home |
Press
Release |
Statement |
Bulletin |
Bilateral Issues | |
|
|
Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam |
|