HOME




 
No : 02/Pen/I/2005
 
PERHATIAN SULTAN DAN RAKYAT BRUNEI TERHADAP BENCANA
ALAM GEMPA BUMI DAN GELOMBANG TSUNAMI
SANGAT MENDALAM
 
 
     Berita terjadinya bencana alam gempa bumi dan gelombang Tsunami yang menerpa beberapa negara di Asia termasuk Indonesia telah menggemparkan dan mengetuk hati yang terdalam dari rakyat maupun Sultan Brunei Darussalam.
 
     Pada saat pertama kali mendengar berita mengenai bencana alam tersebut, tanggal 26 Desember 2004, Sultan melalui Kedubesnya di Jakarta telah menyerahkan bantuan sebesar USD 100.000.   Hari berikutnya tanggal 27 Desember 2004 Sultan juga telah menyampaikan ucapan duka-cita serta simpati yang mendalam. Ucapan ini telah dibalas oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.  Di saat yang prihatin ini, Sultan telah membatalkan segala jenis hiburan dalam rangka menyambut tahun baru 2005 dan diganti dengan kegiatan Shalat Ghoib di masjid-masjid.   Atas petunjuk Sultan, Menteri Pendidikan Brunei Darussalam telah menghimbau seluruh pelajar untuk memberikan sumbangan sebesar B$ 1, setiap orangnya.      Pada tanggal 3 Januari 2005 Kementerian Kebudayaan Belia dan Sukan dan Persekutuan Pengakap (Pramuka) Brunei Darussalam masing-masing telah mengumpulkan dana sebesar B$ 250.000 dan B$ 4000 yang akan disumbangkan kepada seluruh korban gempa bumi dan gelombang tsunami termasuk korban di Indonesia (B$ 1 = Rp 5500,-).
 
     Selain masyarakat Brunei Darussalam, masyarakat ekspatriat pun tak mau ketinggalan untuk mengumpulkan dan mengirimkan bantuan ke masing-masing negaranya.   Mereka antara lain dari Malaysia, Indonesia, Philipina, Thailand, Singapura dan Sri Lanka.
 
     Masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam pun tidak mau ketinggalan. Di bawah koordinasi yang erat dengan KBRI Bandar Seri Begawan, Ibu Mijanti D. Rahardja seorang pengusaha Indonesia terkemuka di Brunei Darussalam berhasil mengumpulkan 4 container barang berupa pakaian, selimut dan sepatu/sandal yang akan dikirimkan ke Medan Sumatera Utara tanggal 10 Januari 2004.   Selain daripada itu, paguyuban Masyarakat Indonesia, Kerabat Nusantara telah berhasil mengumpulkan dana sumbangan sebesar B$ 3000,-.
 
 
     Sesuai petunjuk dari Jakarta, Duta Besar RI Yusbar Djamil telah mengeluarkan SK mengenai pembentukan suatu Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam yang pada dasarnya bertugas untuk menggalang solidaritas masyarakat Indonesia, dan menggalang pengumpulan dana bantuan dari masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam. Satgas juga bertugas memberikan informasi, publikasi dan keterangan  seputar bencana alam kepada masyarakat Indonesia di Brunei Darussalam.
 
     Kegiatan konkrit yang telah dilaksanakan oleh Satgas KBRI Bandar Seri Begawan adalah membuat himbauan kepada masyarakat Indonesia melalui dua kali penerbitan press release di media massa setempat. Tanggal 30 Desember 2004 mengirimkan uang sumbangan tahap pertama berasal dari staf KBRI Bandar Seri Begawan sebesar US$ 1000. Satgas selanjutnya telah mengumpulkan sumbangan Masyarakat Indonesia melalui Kotak Amal Bantuan sunami Aceh berjumlah lebih dari B$ 10.000 atau sekitar Rp 55 juta yang segera dikirim ke Acehj dan Sumut melalui Posko Deplu Jakarta.
 
 
 
                                                             Bandar Seri Begawan, 4 Januari 2005

 


| Home | Press Release | Statement | Bulletin | Bilateral Issues |
| Business Info | Education Info | Tourism | Consular |
| The Embassy | Link

Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam