
PENGANUGERAHAN
BIDANG KESUSASTERAAN KEPADA PENYAIR AJIP ROSIDI
Dalam acara
peresmian Sidang MABBIM ke-42 dan MASTERA ke-8 yang dirangkaikan dengan
peringatan Majelis Bahasa Brunei-Indonesia-Malaysia ke-30 tanggal 9
Maret 2003, bertempat di Empire Theatre Empire Hotel, Brunei Darussalam
telah diadakan upacara pemberian penghargaan kepada sasterawan
Indonesia, Ajip Rosidi. Penyair Ajip Rosidi memperoleh Piagam
Penghargaan di bidang Mastera atas jasa-jasa di bidang kesusasteraan,
ditambah hadiah uang tunai sebesar B$ 10.000 (sekitar Rp. 50 juta).
Penghargaan
disampaikan oleh Menteri Kebudayaan, Belia dan Sukan Brunei Darussalam,
Pehin H. Awang Hussain bin Pehin H. Awang Mohd. Yusot dengan disaksikan
Iangsung oleh Menteri Pendidikan Nasional RI, Prof. Drs. A. Malik
Fadjar, Msc, dan Duta Besar RI untuk Negara Brunei Darussalam, Drs.
Yusbar Djamil serta delegasi Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam
peserta Sidang MABBIM dan MASTERA.
Ajip Rosidi
dilahirkan di Jatiwangi, Majalengka tanggal 31 Januari 1938. Sepanjang
karirnya beliau dikenal sebagai penyair dan sasterawan yang telah
membuahkan berbagai karya sastera antara lain: kumpulan cerpen “Pesta”,
“Can Mantu”, kumpulan sajak “Pertemuan Kembali”, cerita rakyat
“Mundinglaya Dikusumah”, “Ciung Wanara” dan sebagainya, dan novel
“Perjalanan Penganten” yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa
Perancis.
Ajip Rosidi sejak
tahun 1980 sampai sekarang adalah Guru Besar tamu pada Universitas Osaka
di Jepang.
Dan pihak
Indonesia Iainnya yang memperoleh penghargaan MABBIM adalah Dr. Hassan
AIwi, Dr. Sugito Wonodirekso, dan Drs. Hasjmi Dini atas jasa-jasa mereka
berperan aktif dalam MABBIM.
Bandar Seri
Begawan, 12 Maret 2003
|