Home

 
 
 
SAMBUTAN DUBES RI PADA PERINGATAN HARI PAHLAWAN 10 NOPEMBER 2004
DI KBRI BANDAR SERI BEGAWAN
 
 
Assalamu >alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,
 
Pertama-tama marilah kita mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena dengan berkat rahmat dan hidayah-Nya, kita telah dapat hadir di sini dalam suasana khidmat dan khusyuk untuk memperingati Hari Pahlawan  tanggal 10 Nopember  tahun 2004.
 
Setiap kali kita memperingati Hari Pahlawan, setiap kali pula ingatan kita kembali terkenang pada suatu peristiwa heroik yaitu peristiwa pertempuran di kota Surabaya tahun 1945. 
 
Pada tanggal 25 Oktober 1945 yaitu sekitar dua bulan setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tentara sekutu yang diboncengi tentara NICA Belanda di bawah pimpinan Brigadir Jenderal AWS Mallaby mendarat di kota Surabaya.
 
Pada awalnya kedatangan tentara sekutu yang akan melucuti tentara Jepang disambut baik oleh rakyat Surabaya.   Akan tetapi sambutan itu diabaikan oleh pihak sekutu yang pada tanggal 27 Oktober 1945 memerintahkan agar pihak Republik Indonesia menyerahkan semua tahanan militer dan tahanan perang yang berada di tangan nya kepada pihak sekutu.
 
Hal ini tidak bisa diterima oleh pihak Republik Indonesia dan pada tanggal 28 Oktober 1945 semua markas tentara sekutu di Surabaya diserang dan dalam salah satu pertempuran, Brigjen AWS Mallaby ditemukan tewas.
 
 
Tanpa kompromi atau negosiasi terlebih dahulu dengan pihak Pemerintah Republik Indonesia sebagaimana yang disepakati semula, tanggal 9 November 1945 pihak sekutu mengeluarkan ultimatum agar pihak bersenjata di Republik Indonesia menyerahkan senjata dan menyerahkan diri kepada pihak sekutu tanpa syarat selambatnya sampai dengan tanggal 10 November 1945.
 
Ultimatum ini telah membuat sakit hati semua pihak dan rakyat Republik Indonesia di kota Surabaya.   Mereka tidak mengindahkan ultimatum tersebut sehingga pecahlah pertempuran yang dahsyat di kota Surabaya pada tanggal 10 November 1945 yang berlanjut sampai dengan akhir bulan Desember 1945.
 
Ribuan jiwa para pejuang telah terkorbankan demi mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia dari ancaman penjajahan kembali pihak asing.  
 
Peristiwa inilah, peristiwa tanggal 10 November 1945 di kota Surabaya akhirnya ditetapkan sebagai Hari Pahlawan yang saat ini sedang kita peringati bersama.  Kita semua maklum, bahwa meskipun jiwa dan raganya telah diserahkan bagi kemerdekaan, namun para pejuang tidak pernah mengharapkan jasa dan menuntut bela. Kita sebagai bangsa yang memiliki budi luhur, tentu sudah selayaknya para pahlawan kesuma bangsa itu kita kenang dan hormati bahkan kita do=akan semoga segala amal kebajikannya diterima di sisi Allah SWT sebagai syuhada bangsa.
 
 
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,  
 
          Seperti yang kita ketahui bersama,  bagi para pendiri Republik, bagi para pahlawan pendahulu kita, tantangan terbesar adalah membebaskan bangsa dan rakyat Indonesia dari belenggu penjajahan.   Bagi generasi selanjutnya, termasuk generasi kita, tantangan terbesar yang kita hadapi adalah membebaskan rakyat dari kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, serta dari berbagai belenggu yang menghambat berkembangnya kemampuan rakyat kita.   Secara khusus, tantangan zaman bagi generasi kita adalah memperkuat proses konsolidasi demokrasi serta menuntaskan agenda reformasi.   Untuk itu, kita semua hendaklah mulai kembali untuk “berbenah diri.   Di kalangan pemerintah, khususnya di Departemen Luar Negeri upaya “berbenah diri” telah dimulai dengan membentuk sesuatu yang disebut sebagai “kultur kerja” atau “corporate culture”, yaitu pelaksanaan tertib administrasi, tertib waktu dan tertib fisik.
 
     Tertib administrasi menyangkut pengelolaan yang benar, efisien dan efektif atas sumber-sumber daya keuangan, manusia, perlengkapan, dan penanganan substansi yang berorientasi pada keberhasailan pelaksanaan tugas dan misi.
 
     Tertib waktu menyangkut penegakkan disiplin waktu kerja seluruh pejabat dan staf, termasuk kecepatan dan ketepatan waktu pelaksanaan instruksi dan penyampaian laporan.
 
     Tertib fisik menyangkut penampilan yang pantas dari gedung-gedung kantor dan ruang-ruang kerja pejabatnya.   Penampilan fisik gedung dan ruang kerja yang pantas dan terpelihara bertumpu pada kebersihan, kerapihan, asas fungsionalitas, dan pencerminan kekayaan budaya Indonesia.
 
 Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, 
 
     Kita pun semua menyadari, bahwa sebagai bangsa yang besar, maka semakin berat ujian yang membebaninya, akan semakin tinggi ketangguhannya.   Semakin hebat cobaan yang dialaminya, akan semakin kokoh imannya.   Semakin deras ia diterpa badai akan semakin kokoh rasa setia kawannya.   Semakin ditantang rasa kebangsaannya, akan semakin kokoh rasa persatuannya.   Oleh karena itulah, sesuai dengan tema Peringatan Hari Pahlawan kali ini yaitu “Dengan Semangat Kepahlawanan, Kita Wujudkan Rekonsiliasi Nasional Untuk Membangun Indonesia Yang Bersatu, Maju, Dan Demokratis maka mari kita buktikan dan bangun kebesaran kita sebagai bangsa.   Insya Allah, dengan kebersamaan dan kerja keras kita, kita akan mampu mewujudkan kondisi Indonesia yang lebih baik: lebih aman, lebih adil, dan lebih sejahtera.    
 
 
 
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air.
 
Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyerukan kepada segenap elemen masyarakat Indonesia di Negara Brunei Darussalam untuk terus berjuang dengan cara selalu memelihara persatuan, taat hukum, dan memiliki rasa setiakawan, santun, dan menjaga harga diri sendiri serta martabat bangsa kita di negeri orang.
 
Akhirnya, dalam kesempatan yang baik ini pula, khususnya kepada saudara-saudara muslim yang melaksanakan ibadah puasa, saya ingin menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa  di bulan suci Ramadhan 1425 H, semoga amal kita diterima oleh Allah SWT.
 
Sekian dan terima kasih.
 
Wassalam’ mualaikum Wr Wb.
 
                                            Bandar Seri Begawan, 10 November 2004

 

 
 
 
 
 

Copyright (c) 2000-2003 Embassy of the Republic of Indonesia to Negara Brunei Darussalam