-
SAMBUTAN DUTA BESAR
YUSBAR DJAMIL
-
PADA
UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA/ HARI PEMUDA KE-76
-
DI BANDAR SERI
BEGAWAN, 28 OKTOBER 2004
-
Bapak-bapak, Ibu-ibu dan
Saudara-saudara sebangsa dan setanah
air,
-
-
Assalamu’alaikum Wr. Wb
-
Salam Sejahtera untuk kita semua
-
-
Pertama-tama marilah kita
memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena hanya berkat
Rakhmat dan Ridho-Nya kita dapat berkumpul disini dalam keadaan
sehat wal’afiat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda / Hari
Pemuda yang ke-76 tahun 2004 yang kali ini diperingati dalam
suasana Puasa Ramdhan yang penuh barokah.
-
-
Peristiwa Sumpah Pemuda yang dicetuskan di
Jakarta tanggal
28 Oktober 1928, merupakan suatu peristiwa monumental sejarah
yang tidak boleh dilupakan bangsa
Indonesia.
Dalam peristiwa tersebut para pemuda yang berperan aktif dalam
berbagai organisasi kedaerahan seperti Jong Java, Jong Sumatra,
Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Jong Batak Bond dan
sebagainya, dengan niat tulus dan murni telah menanggalkan
artibut primordial kedaerahan mereka demi mencapai kemerdekaan
Indonesia. Kaum muda waktu itu berperan sebagai pelopor
terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa untuk mencapai
Indonesia merdeka.
Oleh karenanya dapat disimpulkan secara tegas “korelasi/benang
merah” sejarah bangsa Indonesia dimulai dengan lahirnya Budi
Utomo tanggal 20 Mei 1908, Sumapah Pemuda tanggal 28 Oktober
1928 dan puncaknya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17
Agustus 1945, yang semuanya tidak terlepas dari peran historis
generasi muda.
-
-
Saudara-saudara sebangsa dan
setanah air,
-
-
Peringatan Hari Sumpah Pemuda /
Hari Pemuda tahun ini memiliki nilai khusus tersendiri.
Alhamdulilah bangsa kita baru saja menyelesaikan rangkaian
Pemilihan Umum tahun 2004 dengan berhasil. Hal ini menunjukan
bahwa bangsa kita telah semakin dewasa dalam berdemokrasi, serta
telah mampu membangun budaya politik yang semakin matang. Pada
pidatonya yang pertama tanggal 20 Oktober 2004 Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono telah mengatakan, bahwa dengan berakhirnya
rangkaian Pemilu 2004, kini saatnya bagi kita untuk melangkah
bersama, menjemput masa depan yang gemilang. Masa bersaing telah
kita lalui, kini masanya untuk bersatu. Seperti kata orang
bijak “the loyalty to the party ends when the loyalty to
the country begins” Masa berucap dan berjanjipun telah
dilalui, kini masanya bertindak dan bekerja. Dalam Kabinet
Indonesia Bersatu keberadaan Kementerian Pemuda dan Olahraga
dihidupkan kembali. Hal ini menunjukan bahwa kehidupan Pemuda
sebagai tunas bangsa kembali menjadi prioritas perhatian. Oleh
karena itu diharapkan untuk masa yang akan datang bangsa ini
dapat melahirkan para pemuda tunas bangsa yang betul-betul dapat
diandalkan yaitu pemuda yang sehat, cerdas, tanggap, akan
tetapi juga beriman, bermoral dan berilmu pengetahuan.
-
-
Saudara-saudara sekalian
-
-
Kita menyadari masih banyak tantangan dihadapan
untuk mencapai cita-cita yang diidamkan bersama. Masih segar
dalam ingatan kita berbagai tragedi nasional berupa bom Bali 12
Oktober 2002, disusul dengan peristiwa bom Hotel JW Marriott
tanggal 5 Agustus 2003 di Jakarta, dan terakhir adalah peristiwa
bom Kuningan di Jakarta tanggal 9 September 2004.
Peritiwa-peristiwa tersebut merupakan hal yang sangat memilukan,
khususnya ditengah-tengah bangsa
Indonesia sedang
giat-giatnya berjuang untuk memulihkan citra bangsa.
-
-
Perlahan-lahan namun pasti kita melihat
tanda-tanda mulai memulihnya kepercayaan Internasional kepada
Indonesia.
Hotel-Hotel masih tetap diisi oleh wisatawan manca negara,
seminar dan konferensi Internasional terus belangsung di
Indonesia, dihadiri peserta manca negara, tamu-tamu negara tetap
berkunjung ke Indonesia dan pada puncaknya dapat dilihat ketika
berlangsungnya upacara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
R.I. yang baru tanggal 20 Oktober 2004. Pada upacara tersebut
para Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan serta utusan khusus
dari negara sahabat secara khusus telah menyempatkan diri untuk
menghadirinya. Kehadiran Seri Baginda Sultan Haji Hassanal
Bolkiah pada acara pelantikan
Presiden RI yang
baru mendapatkan perhatian dan penghargaan tersendiri dari
segenap pemimpin dan rakyat
Indonesia.
-
-
Hal lain yang patut disyukuri
selain dari pada pulihnya kepercayaan internasional kepada
Indonesia adalah mulai bergulirnya roda perekonomian disektor
riel (mikro) sebagai pelengkap keberhasilan dalam ekonomi
makro. Dengan membaiknya perekonomian negara diharapkan akan
dapat memecahkan salah satu masalah utama negara yaitu
pengentasan kemiskinan dan pengangguran.
-
-
Saudara-saudara sebangsa dan
setanah air
-
-
Dengan merujuk kepada tema
peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-76 yaitu : “ Dengan
Semangat Sumpah Pemuda Kita Kembangkan Jiwa Kewirausahaan Dalam
Rangka Membangun Kemandirian Dan Daya Saing Bangsa”,
saya mengihimbau para pemuda sebagai penerus bangsa, untuk terus
berbenah diri dan mengoptimalkan peranannya dalam menggalang
persatuan dan kesatuan serta pemulihan ekonomi bangsa. Sikap
kritis, tanggap dan professional dan pemikiran yang konstruktif
merupakan bekal utama dalam gawe besar kembali mengangkat
martabat bangsa sejajar dengan negara maju lainya di kawasan.
-
-
Akhirnya dalam kesempatan ini pula,
khususnya kepada saudara-saudara yang melaksanakan ibadah puasa
saya ingin menyampaikan ucapan selamat melaksanakan ibadah puasa
di bulan Ramadhan 1425 H, semoga amal ibadah kita diterima oleh
Allah SWT.
-
-
Sekian terima kasih
-
Wassalamu’allaikum Wr.Wb.
-
-
Bandar
Seri Begawan,
28 Oktober 2004